Semarang — Kegiatan Karnaval Paskah bertajuk “Memulihkan Harapan Semesta” yang mengandung pesan kebangkitan, pemulihan, dan penguatan harapan bersama lintas umat serta masyarakat Kota Semarang berlangsung pada Jumat, 17 April 2026 pukul 14.30 WIB hingga selesai. Acara tersebut digelar di Balaikota Semarang, Jl. Pemuda 148 Semarang, dan dihadiri sekitar 10.000 orang.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang bersama umat Kristiani Kota Semarang, dengan penanggung jawab RM. FX. Suhanto Pr.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Walikota Semarang Ibu Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., Wakil Walikota Semarang Ir. H. Iswar Aminuddin, ST, MT., Dandim 0733/KS Kolonel Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., Kasdim 0733 KS Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo, Kapolrestabes Semarang Kombes Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., Kasubsi Intel Kejari Semarang Hafidz A R, SH, perwakilan Lanal Semarang, perwakilan DPRD Kota Semarang, Forkopimda Kota Semarang, Pj. Sekda Kota Semarang Budi Prakoso, ST, MT, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Semarang Drs. Hernowo Budi Luhur, SH, MSi, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Semarang R Wing Wiyarso Poespojoedho, S.Sos., M.Si, para staf ahli Kota Semarang, Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kota Semarang, kepala OPD se-Kota Semarang, camat se-Kota Semarang, Direktur Perumda Bank Pasar Kota Semarang, Direktur PDAM Tirta Moedal Kota, Direktur PT. Bhumi Pandanaran Sejahtera Kota Semarang, Direktur PT. Taman Satwa Kota Semarang, Direktur PT. BPR BKK Kota Semarang, RM. FX. Suhanto Pr, Romo Eduardus Didik Chahyono SJ., Ketua FKUB Kota Semarang, Ketua PGKS Kota Semarang, Ketua DPD BAMAGNAS Kota Semarang, Ketua Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) Kota Semarang, Ketua PHDI Kota Semarang, Ketua Walubi Kota Semarang, Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia Kota Semarang, Ketua PC Nahdlatul Ulama Kota Semarang, Ketua PD Muhammadiyah Kota Semarang, Ketua Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kota Semarang, Ketua Wanita Katolik RI (WKRI) DPC Kota Semarang, Ketua API Kota Semarang, Ketua GAMKI Kota Semarang, Ketua GMKI Kota Semarang, Ketua Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kota Semarang, Ketua Forpela Kota Semarang, Ketua PWKI Kota Semarang, Ketua FKSB Kota Semarang, Ketua GAMKI Kota Semarang, Ketua PIKI Kota Semarang, Ketua CKI Kota Semarang, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan, serta masyarakat Semarang.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan titik start karnaval serta kendaraan hias di titik 0 Jl. Pemuda Semarang menuju Balaikota Semarang. Sementara peserta pejalan kaki memulai perjalanan dari Gereja Blenduk menuju Balaikota Semarang.
Setibanya di halaman Balaikota Semarang, acara dilanjutkan dengan berbagai susunan kegiatan, yaitu persiapan, visualisasi Jalan Salib, ucapan terima kasih dengan gerak dan lagu difabel, gerak dan lagu dari kelompok Yayasan Rumah Difabel Indonesia, persembahan kelompok Adhiyuswa nguri uri Angklung Admodirono, bazar UMKM, hiburan dari Senopati Band, sambutan, pengumuman pemenang bazar UMKM, hingga penutup.
Adapun rute karnaval dimulai dari Gereja Blenduk melewati Jl. Pemuda dan berakhir di Balaikota Semarang. Peserta karnaval terdiri dari FKUB, gereja-gereja di Kota Semarang, lintas agama, TNI, POLRI, dan berbagai elemen masyarakat.
Urutan karnaval diawali dengan pasukan berkuda dari Polrestabes Semarang, pasukan bendera, drumband, kelompok mobil hias, kelompok jalan kaki dengan mobil, serta kelompok pejalan kaki.
Halaman Balaikota Semarang juga dimanfaatkan sebagai lokasi closing ceremony, bazar UMKM, dan pasar murah.
Dalam sambutannya, Walikota Semarang menyampaikan bahwa sore hari tersebut terasa istimewa karena masyarakat berkumpul dalam suasana penuh sukacita dan kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa Kota Semarang sedang dipenuhi semangat perayaan, mulai dari rangkaian Hari Jadi Kota Semarang hingga Karnaval Paskah, yang menjadi momen pemersatu masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa tema “Paskah Memulihkan Harapan Semesta” mengingatkan bahwa kebangkitan Kristus membawa pesan harapan bagi setiap pribadi, kehidupan sosial, dan masa depan kota. Paskah tidak hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan dalam tindakan nyata.
Menurutnya, karnaval ini menjadi gambaran bagaimana nilai tersebut diwujudkan melalui kebersamaan gereja, komunitas, dan masyarakat yang menampilkan kreativitas, seni, serta semangat berbagi kepada sesama. Sepanjang perjalanan dari Kota Lama hingga Balaikota, terlihat sukacita, kepedulian, dan pesan kebaikan yang menguatkan masyarakat.
Ia juga mengutip perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati dalam Injil Lukas sebagai pengingat bahwa kasih hadir melalui tindakan nyata yang melampaui perbedaan latar belakang.
Nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Semarang, di mana kepedulian menjadi kekuatan utama dalam membangun kota.
Walikota juga menegaskan bahwa toleransi di Kota Semarang tumbuh dalam keseharian, baik dalam interaksi antarwarga, ruang publik, maupun berbagai perayaan keagamaan. Momentum seperti karnaval ini dinilai mampu mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa memiliki terhadap kota.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, tokoh agama, relawan, dan peserta yang telah berkontribusi. Berbagai penampilan yang ditampilkan disebut sebagai bentuk ekspresi iman yang kreatif dan membawa kegembiraan bagi masyarakat luas.
Ia berharap semangat Paskah dapat membawa kedamaian, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan harapan bagi Kota Semarang yang semakin inklusif dan sejahtera.
Dalam kegiatan ini juga disediakan hadiah bagi peserta karnaval, yaitu mobil hias terbaik sebesar Rp5.000.000, mobil hias terfavorit Rp3.000.000, jalan kaki terbaik Rp2.000.000, dan jalan kaki terfavorit Rp2.000.000.
Kegiatan ini melibatkan sekolah-sekolah Kristen dan Katolik, gereja se-Kota Semarang, instansi, universitas, rumah sakit, serta organisasi seperti WKRI dan Universitas Karya Husada.
Selain itu, kegiatan juga didukung oleh unsur lintas agama, termasuk Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).















