Meteor News

Proyek Gedung Inspektorat Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengawasan Dipertanyakan

Proyek Gedung Inspektorat Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pengawasan Dipertanyakan 

beritameteor – Sebuah proyek pembangunan gedung perkantoran Inspektorat Kabupaten Semarang yang dikerjakan pada tanggal 26 Juni 2025 menuai sorotan. Proyek yang dilaksanakan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan CV Meteor Jaya tersebut diduga berakhir tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, setelah pembangunan dinyatakan selesai, sejumlah kejanggalan mulai terlihat pada hasil pekerjaan. Pada bagian dinding gedung, cat tampak tidak merata dan terkesan tergesa-gesa. Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa proses pengerjaan tidak dilakukan sesuai standar kualitas bangunan.

 

Tidak hanya itu, pekerjaan pengaspalan di area sekitar gedung juga disorot. Aspal yang baru selesai dikerjakan terlihat mengalami retak rambut dalam waktu singkat. Retakan tersebut diduga akibat ketebalan aspal yang tidak sesuai dengan ketentuan teknis saat proses pengaspalan dilakukan.

 

Seharusnya, Inspektorat sebagai lembaga pengawas internal pemerintah daerah menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan pasca pembangunan secara ketat. Apalagi lokasi tersebut merupakan kantor Inspektorat yang seharusnya berada di bawah pengawasan lebih ketat, baik dari segi perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan.

 

Pengawasan tersebut penting untuk memastikan bahwa hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi serta anggaran yang telah dialokasikan, sehingga tidak terjadi pemborosan keuangan negara.

 

Namun, kondisi bangunan yang dinilai bermasalah ini memunculkan anggapan adanya pembiaran dan lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Kurangnya kontrol dan evaluasi pasca proyek dinilai berpotensi membuka celah terjadinya penyimpangan, termasuk praktik korupsi dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inspektorat maupun CV Meteor Jaya terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi tersebut. Masyarakat berharap agar instansi berwenang segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh demi menjaga transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *