Meteor News

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Digaji Rp300 Ribu, Pemerintah Malah Muliakan Pegawai MBG

 

beritameteor – Perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru honorer kembali menjadi sorotan. Di berbagai daerah di Indonesia, gaji guru honorer umumnya berada di kisaran Rp300.000 hingga Rp1.500.000 per bulan, bahkan di sejumlah wilayah terpencil nilainya bisa lebih rendah. Angka tersebut dinilai belum layak jika dibandingkan dengan beban kerja serta peran strategis guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Ironisnya, besaran tersebut masih kalah dibandingkan gaji staf dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada pada kisaran Rp2.000.000 hingga Rp2.500.000 per bulan. Perbandingan ini memunculkan kritik publik terkait prioritas kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya manusia.

 

Sebagai informasi tambahan, pada awal 2026, pemerintah mengangkat sekitar 32 ribu pegawai dapur MBG menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024, gaji PPPK untuk golongan I–II diperkirakan berkisar antara Rp1,9 juta hingga Rp3 jutaan per bulan, belum termasuk tunjangan yang melekat.

 

Kondisi tersebut dinilai semakin mempertegas kesenjangan perlakuan antara tenaga pendidik dan sektor lain. Padahal, guru selama ini kerap disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang berperan penting dalam membentuk kualitas generasi masa depan bangsa.

 

Berbagai kalangan mendesak pemerintah agar tidak hanya fokus pada program-program populis, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Tanpa perhatian serius, dikhawatirkan kualitas pendidikan nasional akan terus tergerus oleh minimnya penghargaan terhadap tenaga pendidik.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *